Prili II
Sinar kecil dan
keabadian menjadi lembut
Kata rindu dan
kebisingan hati menjadi begitu mesra
Seakan kenang masuk
merobek-merobek kebisuan akan kita
Dengan sastra ampas
kopi ini menjadi nikmat
Aliran debu sertakan kemusafiranku
menjadi begitu hikmat
Atau juga
keberpalinganmu menjadi dekat
Atau juga tentang
kesendirian meluapkan kata larat
Dengan sastra
kecamukku tetap menjadi kuat
Menelusuri jalan
setapak akan kata menjadi hakikat
Tentang mu menumbuhkan
ladang kecemburuan akan semesta
Tentang mu menumbuhkan
setumpuk berkas tentang keusangan rindu
Dan kamu menjadi
puitis sekali untuk di sebut.
Comments