Posts

Showing posts from December, 2014

Puisi Antologi

PEREMPUAN Perempuan.... kau dan aku dipertemukan waktu kau ucap,itu hanya kebetulan hingga tak banyak yang terucap dan terurai hanya angan-angandatang dan hilang Perempuanku...... kau dan aku dipertemukan waktu kau ucap,itu hanya kebetulan lambat jalanku ada sisa-sisa bekas telapakmu membekas lalu, apakah kamu akan itu ? Masih perempuan itu..... kau dan aku telah memutar waktu kau ucap, aku punya senyum indah : aku tersenyum sedikit, menatap mataku. kamu terindah perempuanku. Perempuan... aku kembali kewaktuku ku berikan , aku kewaktu itu kita dipertemukan waktu : kau mengerti itu. aku tahu, tentang mu dan suara sedu sedan mu memanggil. diperkarangan jatinagor kemarin dinda. Perempuan... aku kembali kewktu itu. Nanti. LOSS LOVE Desir angin, perangkap perlahan merengut tubuh perlahan tergenang dalam larutan merah , tanpa suara mu dan desir itu, menusuk kulit lembut tak berdosa dan ia , gelombang laut sibuk dengan caranya ...